Breaking News

Kesederhanaan yang Indah dari Gaya Mid-century Modern

Cover : Ruang keluarga bergaya mid-centurymodern (sumber : dwell candy)
Konsep desain modern dan minimalis mengacu pada fungsi ruang yang mendukung kebutuhan dan gaya hidup penghuninya. Konsep open-plan  memberikan keleluasaan dalam perancangan dan kenyamanan dari ruang yang mengalir serta kemudahan akses antar ruang.  Kedua konsep desain ini sudah diterapkan sejak abad pertengahan dan tetap relevan untuk sepanjang jaman.  Penyatuan konsep ini dikenal dengan istilah desain mid-century modern.

1. Ruang Open-Plan  

Konsep ruang open-plan menjadi karakteristik hunian modern dengan desain mid-century modern. Ruang terbuka memberikan aliran sirkulasi yang menyatukan  ruang. 

Penerapan open-plan  pada rumah kecil, bisa dilakukan dengan mengenali ruang-ruang yang bisa disatukan, dan memisahkannya dari ruang-ruang yang memerlukan privasi dengan memanfaatkan struktur bangunan. 

2. Perluas jarak pandang  

Konsep open-plan menuntut detail interior yang berfungsi secara maksimal. Detail interior yang ada harus fungsional dan juga indah. Menemukan keseimbangan antara kenyamanan dan luasnya jarak pandang berada di tangan para arsitek. 

Dinding kaca dan dek kayu antara ruang eksterior dan interior memberikan batas ruang yang jelas, dengan jarak pandang yang luas dan konsep open- plan yang terwujud dengan baik.

3. Batas yang jelas dengan keterbukaan  

Tampilan eksterior hunian mid-century modern tercipta dari keseimbangan antara bukaan dan dinding masif. Dinding masif memberikan perlindungan dari jalan di depan rumah dengan komposisi yang  seimbang.  

Dinding-dinding masif menjadi kunci kesuksesan estetika eksterior. Dinding masif juga membatasi privasi rumah dan dunia luar dengan jelas. Selain itu, dinding kaca yang mahal menjadikan dinding masif sebagai pilihan yang lebih ekonomis. 

Penerapan warna kontras serta perpaduan garis horizontal dan vertikal pada dinding dan balok atap serta garasi memberikan keseimbangan sederhana yang alami dan indah.

4. Semuanya pada tempatnya.

Lemari dan rak yang dirancang dengan baik menjadikan rumah yang kecil bisa dihuni dengan nyaman.  Konsep minimalis perlu diterapkan pada desain rak penyimpanan yang diletakkan di antara ruang
Tangga bisa dimanfaatkan sebagai batas ‘terbuka’ antar ruang sekaligus mendekatkan jarak dengan langit-langit agar tercipta suasana ruang makan yang lebih akrab.

5. Elemen yang dipakai harus jelas fungsinya 

Ruang yang inovatif harus bisa memanfaatkan semua elemennya dengan fungsional. Keindahan yang fungsional dan fungsi yang memberikan kenyamanan, perwujudan kedua pemikiran inilah yang akan menciptakan rumah yang optimal untuk penghuninya. 

Jendela besar pada dinding samping tempat tidur berfungsi dengan baik sebagai pencahayaan dan memperluas jarak pandang.  Cermin besar dimanfaatkan untuk ‘memperluas’ ruang yang sempit.
Berpikirlah secara sederhana dan jujur untuk memenuhi semua kebutuhan. Begitu pula dengan perancangan rumah bergaya mid-century modern. Manfaatkan kesederhanaan dan karakteristik dari semua elemen pemenuh fungsi untuk menciptakan karya arsitektur yang jujur, jelas, dan indah secara alami.


sumber : www.arsitag.com

No comments